Kamis, 17 Agustus 2017

BPBD : Kekeringan Mulai Landa NTB

id KEKERINGAN LANDA NTB
Yang terdampak cukup signifikan Kabupaten Bima, namun dampaknya hanya seputar kekurangan air bersih, sedangkan untuk lahan pertanian belum ada
Mataram (Antara NTB) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat Muhammafd Rum menyebutkan sejumlah daerah di provinsi itu mulai dilanda kekeringan, sehingga persediaan air menjadi berkurang.

"Yang terdampak cukup signifikan Kabupaten Bima, namun dampaknya hanya seputar kekurangan air bersih, sedangkan untuk lahan pertanian belum ada," kata Muhammad Rum di Mataram.

Berdasarkan data yang dihimpum BPBD, ada sekitar 50 desa dari 11 Kecamatan atau 25. 129 jiwa di Kabupaten Bima, mulai dilanda kekeringan bahkan sulit mendapatkan air bersih. Titik tedampak itu antara lainnya seperti Desa Doridungga-Kecamatan Doridungga, Desa Kalompa-Kecamatan Woha, Desa Dore-Kecamatan Palibelo, dan Desa Bajo Kecamatan Soromadi.

"Kami di provinsi dalam menyikapi hal ini terus memantau, namun hingga kini situasi masih bisa teratasi," terangnya.

Ia mengatakan selalu memantau dan intens berkomunikasi dengan BPBD yang ada di kabupaten/kota terkait situasi dan kondisi tiap wilayah NTB ini.

Selain itu pula, terkait bantuan tak bisa disalurkan, jika belum dinyatakan status siaga darurat.

Kita akan proses (bantuan), minimal ada 8 dari 10 kabupaten/kota sudah dinyatakan status siaga darurat dan itupun harus ada SK resmi dari Bupati/Wali Kota," katanya.

Menurutnya, musim kemarau (kekeringan) tahun ini lebih ringan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dengan demikian, ia berkeyakinan bahwa kekeringan tahun ini bisa teratasi.

"InshaAlloh bangunan sudah bisa di kerjakan," tandasnya. (*)

Editor: Nur Imansyah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga