Senin, 25 September 2017

NTB Siap Luncurkan Kartu Tani

id KARTU TANI NTB
Kartu tersebut berguna sebagai alat transaksi bagi petani yang memperoleh subsidi produk pertanian dari pemerintah
Mataram (Antara NTB) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama PT Bank Rakyat Indonesia dalam waktu dekat akan meluncurkan kartu tani sebagai upaya meningkatkan akses layanan penerima subsidi dari pemerintah.

"Kartu tersebut berguna sebagai alat transaksi bagi petani yang memperoleh subsidi produk pertanian dari pemerintah," kata Pimpinan BRI Cabang Mataram M Harsono saat bertemu Wakil Gubernur NTB H Muh Amin di Mataram, Kamis.

Ia menuturkan saat ini kartu tersebut sudah diujicoba kepada 185 petani di Kecamatan Sekarbela, kota Mataram dan Desa Kidang, Kabupaten Lombok Tengah.

"Tujuannya untuk memastikan, kartu tersebut benar benar dapat dimanfaatkan guna mempermudah petani, bukan justru mempersulit," ujarnya.

Hartono menjelaskan kartu ini tidak bisa dipergunakan oleh sembarang orang, karena telah dilengkapi dengan data petani penerima subsidi dari pemerintah.

Menurutnya, kartu ini telah lulus uji coba untuk transaksi petani, seperti membeli pupuk, bibit dan obat-obatan yang telah disubsidi pemerintah. Bahkan, kelebihan dari kartu ini, dapat digunakan bertransaksi khusus untuk produk pertanian walaupun saldonya nol, karena telah dibayar oleh pemerintah pusat.

"Kalau mau digunakan transaksi tunai harus melakukan pengisian saldo terlebih dahulu," ujarnya.

Ia berharap program kartu tani tersebut dapat diluncurkan secara resmi oleh pemerintah agar dapat digunakan secara masif di Provinsi NTB.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin menyambut baik program tersebut. Pemerintah Provinsi NTB sangat mendukung segala upaya dan terobosan yang bertujuan untuk mempermudah para petani.

"Saya berharap program kartu tani ini segera direncanakan untuk diluncurkan, sehingga dapat digunakan oleh petani di Provinsi NTB. Saya berharap semoga dengan kartu ini akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pertanian di NTB," katanya. (*)

Editor: Nur Imansyah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga