Legislator: Kek Mandalika Tak Dapat Alokasi APBN

id kek mandalika

"Sampai dengan kemarin, di postur RAPBN 2017 tidak ada masuk penyertaan modal negara untuk PT Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), selaku badan usaha milik negara yang mengelola KEK Mandalika,"
Mataram, 29/8 (Antara) - Anggota Badan Anggaran DPR RI Willgo Zainar menegaskan pemerintah tidak mengalokasikan dana di RAPBN 2017 untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort, Nusa Tenggara Barat karena kondisi fiskal yang tidak memadai.

"Sampai dengan kemarin, di postur RAPBN 2017 tidak ada masuk penyertaan modal negara untuk PT Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), selaku badan usaha milik negara yang mengelola KEK Mandalika," kata Willgo Zainar, di Mataram, Senin.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB ini, mengaku sudah menyampaikan masalah tersebut kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berjanji mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 triliun untuk membangun KEK Mandalika Resort melalui APBN 2016.

Presiden Jokowi menyampaikan janji tersebut pada saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di KEK Mandalika Resort, Kabupaten Lombok Tengah, pada April tahun 2015.

"Namun, di APBN murni maupun APBN perubahan 2016, tidak ada alokasi dana untuk KEK Mandalika Resort. Sekarang berlanjut lagi di RAPBN 2017," ujarnya.

Pada saat rapat dengan jajaran Kementerian Keuangan, Willgo memaparkan secara terbuka kondisi pertumbuhan ekonomi NTB memang bagus dan tertinggi di Indonesia, namun masih ditopang oleh pertumbuhan dari sektor tambang yang padat modal.

Di satu sisi, kemiskinan dan pengangguran di provinsi penghasil emas dan tembaga tersebut masih relatif tinggi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, tercatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 mencapai 804.440 orang atau bertambah 2.150 orang dibanding keadaan pada September 2015 sebanyak 802.290 orang.

Sementara data jumlah angkatan kerja di NTB, pada Februari 2016 sebanyak 2.382.616 jiwa, namun yang sudah bekerja 2.295.441 orang atau 87.175 masih berstatus pengangguran.

Oleh sebab itu, menurut dia, tidak ada pilihan lain bagi NTB untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan, kecuali dengan sektor pariwisata, khususnya KEK Mandalika Resort.

"Harus dipompa dari penyertaan modal negara, sehingga bisa bergerak perekonomian NTB karena ini juga janji dari Presiden Jokowi pada tahun 2015," ucap Willgo yang juga anggota Komisi XI DPR RI.

Pemerintah pusat menetapkan KEK Mandalika Resort sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata yang menjadi prioritas kunjungan wisatawan pada 2016. KEK Mandalika masuk dalam KEK pariwisata bersama KEK Tanjung Lesung, Banten, sedangkan 8 destinasi pariwisata lainnya masuk dalam kawasan strategi pariwisata nasional.(*)